A.
PENGERTIAN
ILMU BIOLOGI
Ilmu
biologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubngan dengan makhluk
hidup dan
kehidupan. Yang dibahas dlam ilmu biologi tidak lain adalah yang
masih berkaitan makhluk hidup,
seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat
yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai hal
mengenai hubungan antara
makhluk hidup dngan lingkungannya.
B.
PEMBAGIAN
BERDASARKAN KELOMPOK ORGANISME
Makhluk
hidup atau organisme yang beraneka ragam. Taksonomi mempelajari bagaimana
organismw dapat dikelompokan berdasarkan kemiripan dan perbedaan yang dimiliki.
Selanjutnya,
berbegai kelompok iu dipelajari semua gatra kehidupannya, sehingga
dikenal ilmu biologi
tummbuhan(botani), biologi hewan(zoologi),
serangga(entomologi), dan seterusnya.
C.
PEMBAGIAN
BERDASARKAN ORANISASI KEHIDUPAN
Kehidupan
berlangsung dalam hirarki yang terorganisasi. Hirarki organisme, dari yang
terkecil
hingga yang terbesar yang dipelajri dalam biologi, adalah sebagai
berikut :
1. Sel
: merupakan unit organisasi terkecil yang menjai dasar kehidupan dalam arti
biologis
2. Jaringan
: sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama
3. Organ
: sekelompok jaringan (tissue) yang menjalankan suatu tugas
4. Sistem
organ : merupakan bentuk kerja sama antar organ untuk melakukan fungsi-fungsi
yang lebih kompleks lagi sehingga proses yang berlangsung didalam tubuh suatu
organisme dapat berjalan dengan baik sesuai aktivitas hidup organisme yang
bersabgkutan
5. Individu
: makhluk hidup tunggal yang berada dalam suatu habitat
6. Populasi
: sekumpulan individu yang ciri-ciri sama (satu spesies yang sama) yang hidup
dalam tempat dan waktu yang sama
7. Komunitas
: sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan,
umumnya memiliki ketertarikan dan habitt yang sama
8. Ekosistem
: suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk
hidup dengan lingkungannya.
9. Bioma
: sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal disuatu lokasi geografis tertentu
D.
KLASIFIKASI
MAKHLUK HIDUP
Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan
yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu. Semua ahli biologi menggunakan sistem
klasifikasi untuk mengelompokan tumbuhan ataupun hewan yang memiliki persamaan
struktur.
Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah :
a. Mengelompokan
makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki
b. Mengetahui
ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup
dari jenis lain
c. Mengetahui
hubungan kekerabatan makhluk hidup
d. Memberikan
nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya atau belum memiliki nama
E.
URUTAN
TAKSON
1.
KINGDOM
Kingdom
merupakan tingkatan takson tertinggi makhluk hidup. Kebanyakan ahl biologi
sependapat bahwa makhluk hidup di dunia ini dikelompokan menjadi 5 kingdom.
Kelima kingdom tersebut antara lain : Monera,
Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.
2.
FILUM
/ DIVISIO
Nama
filum digunakan dalam dunia hewan,
dan nama divisio digunakan pada tumbuhan.
Filum atau division terdiri atas organisme-organisme yang memiliki satu atau
dua persamaan ciri. Nama filum tidak memiliki akhiran yang khas sedangkan nama
diision umumnya memiliki akhiran yang khas, antara lain phyta dan mycota.
3.
CLASSIS
Kelompok
takson yang satu tingkat lebih rendah dari filum atau divisio.
4.
ORDO
Setiap
kelas terdiri dari beberapa ordo. Pada dunia tumbuhan nama ordo umumnya
diberi
akhiran ales.
5.
FAMILY
Family
merupakan tingkatan takson dibawah ordo. Nama family tumbuhan biasanya diberi
akhiran aceae, sedangkan pada hewan biasanya diberi nama idea.
6.
GENUS
Genus
adalah takson yang lebih rendah dari pada family. Nama genus terdiri atas satu
kata, huruf pertama ditulis dengan huruf kapital dan seluruh huruf dalam kata
itu ditulis dengan huruf miring untuk dibedakan dari huruf lainnya.
7.
SPECIES
Species
adalah suatu kelompok organisme yang dapat melakukan perkawinan antar sesamanya
untuk menghasilkanketurunan yang fertil (subur)
F.
TATA
NAMA BINOMIAL NOMENCLATURE
Aturan pemberian nama adalah sebaga
berikut :
a. Nama
species terdiri atas dua kata, kata yang pertama merupakan nama Genus,
sedangkan nama yang kedua merupakan penunjuk jenis(epitheton specificum)
b. Huruf
pertama nama genus ditulis huruf kapital, sedangkan huruf pertama penunjuk
jenis digunakan huruf kecil.
c. Nama
species menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan.
d. Nama
species harus ditulis berbeda dengan huruf-huruf lainnya(bisa miring, garis
bawah, atau lainnya).
e. Jika
nama species tumbuhan terdiri atas lebih dari dua kata, kata kedua dan
berikutnya harus digabung atau diberi tanda penghubung.
f. Jika
nama species hewan terdiri atas tiga kata, nama tersebut bukan nama species,
melainkan nama subspecies(anak jenis), yaitu nama takson dibawah species.
g. Nama
species juga mencantumkan inisial pemberi nama tersebut, misalnya Jagung(Zea
Mays.L.) huruf L tersebut merupakan inisial Linnaeus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar